Salah satu kunci sukes dalam forex trading adalah disiplin, dimulai dari membuat trading plan hingga menjalankannya sebagai aturan yang harus Anda penuhi. Setiap eksekusi tidak boleh dilakukan dengan keraguan, melainkan harus bersandar pada trading plan yang telah Anda susun dengan susah payah.

Disiplin tidaklah datang dengan sendirinya. Memangnya Anda sudah dianugerahi kedisiplinan begitu lahir? Tentu tidak. Disiplin bukanlah bakat alamiah seseorang, melainkan harus melalui latihan dan pembiasaan.

Sebenarnya setiap orang bisa menjadi disiplin, namun memang kata itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Adalah biasa bahwa setiap langkah awal terasa lebih berat, termasuk menjalankan disiplin dalam trading. Ambil contoh: mengeksekusi stop-loss. Pertama kali melakukan itubiasanya terasa sangat menyakitkan, hingga mungkin akan menyebabkan Anda memutuskan untuk tidak mempergunakan stop-loss sama sekali.

Itu jelas berbahaya, namun terkadang orang harus berhadapan dengan bahaya dulu sebelum menyadari kekeliruannya. Seperti contoh di atas, tanpa stop-loss Anda akan menghadapi resiko kerugian yang tak terukur, bahkan hingga menghabiskan modal Anda. Pada saat seperti itulah orang biasanya akan berpikir, “Seandainya tadi saya pasang stop-loss….”

Biasanya begitu. Tetapi tidak sedikit pula yang dengan pandirnya menjatuhkan diri ke lubang yang sama berkali-kali. Trader bebal seperti itulah yang memiliki riwayat frekuensi deposit jauh lebih banyak daripada withdrawal. Deposit, habis, deposit lagi, habis lagi. Begitu terus berulang-ulang.

Kecuali jika Anda ingin terjebak dalam lingkaran setan tersebut, ada baiknya Anda mulai mengetahui apa saja yang harus Anda lakukan untuk membentuk kedisiplinan dalam forex trading.

Tujuan setiap orang dalam trading tentu adalah mendapatkan uang. Benarkah?

Benar bahwa setiap aktivitas ekonomi tentu mengharapkan keuntungan dalam bentuk uang. Namun target seorang trader bukanlah mencetak uang, melainkan melakukan transaksi dengan benar. Jika seorang trader bertransaksi dengan benar, uang akan datang dengan sendirinya.”

Maksudnya adalah bahwa seorang trader seharusnya fokus pada proses yang dilakukan, bukan pada target. Untuk bisa menjalankan proses dengan baik, mau tak mau seorang trader harus memegang teguh trading plan yang telah ia tetapkan. Tentu saja masalah pengujian keabsahan sebuah trading plan pun membutuhkan proses tersendiri.

Proses yang benar tidak selalu berbuah manis. Ada kalanya beberapa kali kerugian menghantam Anda. Namun jangan takut, karena itu biasa dalam trading. Selama Anda menjalankan trading plan yang memang telah teruji kualitasnya, yakinlah bahwa beberapa kali kerugian itu akan terbayar dengan keuntungan yang lebih besar.

Nah, jika bahkan dengan proses yang benar pun Anda masih bisa rugi, bayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda tidak menjalankan dengan proses yang benar.

Dalam membentuk kedisiplinan menjalankan strategi forex trading , kesabaran mutlak diperlukan. Bersabarlah ketika akan membuka posisi, tunggu sampai sinyal benar-benar terkonfirmasi. Bersabarlah pula ketika akan menutup posisi tersebut, tunggu sampai sistem trading Anda benar-benar memberikan sinyal untuk keluar dari pasar. Pun, bersabarlah ketika meskipun ketekunan Anda belum membuahkan hasil yang menggembirakan, bahkan melampirkan beberapa angka minus di account history Anda.

Bersabarlah, karena kesungguhan menjalankan trading plan dengan disiplin memang merupakan ujian awal yang kadang tidak mudah. Semua trader pernah mengalami hal ini, tapi lihatlah: mereka yang bersabar dan bersungguh-sungguh keluar menjadi juara.

Jadi dengan kita disiplin dengan sistem trading kita maka resiko bisa kita minimalkan dan keuntungan bisa kita maksimalkan